Tribun Medan / Array
Ilustrasi
TANGERANG - Malang nian nasib RS (17). Kesucian siswi SMA itu direnggut oleh HA (19), seorang buruh pabrik.
Pria asal Kampung Cileles, Desa Bantar Panjang itu pun tak mengelak ketika diringkus petugas di rumahnya.
Ia mengaku tak tahan menahan nafsu lantaran sering menonton film porno.
Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa AKP Uka Subakti menjelaskan, tersangka merupakan karyawan di pabrik di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.
"Saat dilakukan penangkapan, dia (HA) tidak melakukan perlawanan. Kami menangkap di tempat kerjanya setelah ada laporan dari pihak korban atas perkosaan yang dilakukannya," ungkap Uka, Jumat (24/3/2017).
Ia mengungkapkan, antara tersangka dan korban saling kenal.
Tersangka mengajak korban bertemu di tempat pembuatan batu bara atau lio di Kampung Cileles, RT 02/05, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa.
Via : TRIBUN-MEDAN.COM
Pria asal Kampung Cileles, Desa Bantar Panjang itu pun tak mengelak ketika diringkus petugas di rumahnya.
Ia mengaku tak tahan menahan nafsu lantaran sering menonton film porno.
Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa AKP Uka Subakti menjelaskan, tersangka merupakan karyawan di pabrik di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.
"Saat dilakukan penangkapan, dia (HA) tidak melakukan perlawanan. Kami menangkap di tempat kerjanya setelah ada laporan dari pihak korban atas perkosaan yang dilakukannya," ungkap Uka, Jumat (24/3/2017).
Ia mengungkapkan, antara tersangka dan korban saling kenal.
Tersangka mengajak korban bertemu di tempat pembuatan batu bara atau lio di Kampung Cileles, RT 02/05, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa.
Via : TRIBUN-MEDAN.COM

0 comments:
Post a Comment