
DESASUKALUYU.COM - M. Muslim (17), seorang pelajar SMKN 1 Cilaku, Cianjur menjadi korban pembacokan yang dilakukan pelajar lainnya, Sabtu malam tadi. Meski sempat menjalani penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong, Muslim tewas dengan luka menganga di perut.
Peristiwa kekerasan yang terjadi di kalangan pelajar itu bermula saat korban bersama teman-temannya tengah berjalan di kawasan Jalan Lingkar Timur (JLT), tepatnya di Kp. Munjul, Desa Sukamaju, Cianjur. Korban sendiri hendak menuju ke perempatan Munjul untuk naik angkot menuju rumahnya di Kampung Bojongsari, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kab. Cianjur.
BACA JUGA : Pelajar SMKN I Cilaku Cianjur Korban Pembacokan Meninggal Dunia
Namun Karena kondisi sudah malam, korban tidak mendapati angkot jurusan ke rumahnya tersebut. Korban bersama kedelapan temannya itu pun lantas berjalan menyusuri jalan untuk mencari pangkalan ojek.
"Kita baru pulang dari rumah teman yang ulang tahun. Tadinya mau naik angkot tapi karena sudah malam kita jalan kaki. Saat itu Azis berjalan paling belakang setelah itu saya,” kata salahseorang teman korban, Azis (17) menuturkan kepada wartawan, tadi pagi.
Saat tengah berjalan itu, sebut Azis, dari belakang melaju sebuah sepeda motor tidak berlampu. Azis dan teman-teman lainnya termasuk korban tidak menaruh curiga dengan kedatangan sepeda motor tersebut.
“Tiba-tiba motor itu mendekat dan Muslim berteriak kesakitan. Kejadiannya sangat cepat dan kondisi di lokasi juga gelap. Saat dilihat, perut Azis sudah mengeluarkan banyak darah. Ia disambet dengan celurit. Pelakunya pakai seragam sekolah juga,” ucapnya.
Azis bersama temannya berupaya mengejar pelaku namun kalah cepat, pelaku yang berjumlah tiga orang melarikan diri dengan sepeda motornya. “Kondisinya parah, ususnya keluar, kita cari-cari bantuan warga, lalu dibantu warga Azis dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.
Kapolsek Cianjur, Kompol Iskandar saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sendiri langsung berkoordinasi dengan Polsek Cilaku karena TKP (Tempat Kejadian Perkara) tepat berada di batas wilayah kecamatan.
"Kita sudah lakukan olah TKP. Informasi dan data-data dari saksi dan teman korban sudah kita kantongi. Kita sedang buru pelakunya,” ucapnya di Cianjur. (FT)

0 comments:
Post a Comment